Selasa, 25 Februari 2014

Teknologi 4G



►Pengertian Teknologi 4G

Jaringan 4G (4G network) adalah generasi keempat jaringan nirkabel untuk komunikasi mobile.
Jaringan ini dimaksudkan sebagai solusi jaringan komunikasi yang komprehensif dan aman dengan kecepatan data yang jauh lebih cepat dari generasi sebelumnya.
Standar baru seperti WiMax dan Long Term Evolution (LTE) telah disebut sebagai 4G, meskipun masih terdapat beberapa perdebatan tentang status mereka.


►Kelebihan Teknologi 4G
  • Kecepatan :
Karena merupakan Teknologi Komunikasi Seluler terbaru, 4G membawa kecepatan yang 10x lebih cepat dibanding 3G+ yaitu sekitar 100MBps pada lokasi Seluler biasa dan 1GBps pada lokasi Internet Seluler Premium. Hal ini memungkinkan anda mendownload 1000 Aplikasi di Smartphone hanya dalam sekejap.
  • Jangkauan :
Jangkauan Teknologi Jaringan 4G memiliki Jangkauan Sinyal sebesar 21 Km dari pusat pemancar, dan 4G WiMAX yang mampu memberikan Internet berkecepatan tinggi dalam jarak 31 Mil dari pusat pemancar Sinyal.
  • Hand Off :
Pada umumnya, jika pengguna Internet 3G mendownload sesuatu di Smartphone dan pengguna tersebut pergi diluar jangkauan 3G maka koneksi Internetnya akan dimatikan karena sedang berada diluar jangkauan. Tapi tidak pada 4G, dengan meningkatan standar jaringan, 4G memungkinkan pengguna menggunakan Internet berkecepatan tinggi dengan smooth tanpa ada gangguan.
  • Jaringan Data murni
Salah satu perubahan yang paling signifikan untuk 4G Jaringan adalah bahwa jaringan data, mentransfer paket data Internet Protocol (IP). Jaringan data berbasis benar-benar akan memungkinkan lebih banyak bandwidth yang berarti lebih banyak data dapat dibagi melalui jaringan.
  • Keamanan :
Dengan peningkatan Standar Jaringan, 4G memiliki keamanan yang lebih tinggi dibanding 3G, Selain itu 4G juga mendukung IPv6.

►Kelemahan teknologi 4G
  • Biaya untuk infrastruktur jaringan baru realtif mahal
  • Jaringan harus diperbaharui maka peralatan baru harus diinstal
  • LTE menggunakan MIMO (Multiple Input Multiple Output), tentunya memerlukan antena tambahan pada pancaran pangakalan jaringan untuk transmisi data
  • Sebagai akibatnya jika terjadi pembaharuan jaringan maka pengguna perlu membeli mobile device baru agar dapat menikmati jaringan yang mendukung teknologi LTE

► Manfaat teknologi 4G

Banyak manfaat nantinya dari keberadaan teknologi 4G ini khususnya bagi kawasan perbatasan, diantaranya teknologi ini mampu memecahkan persoalan ICT akibat kendala geografis karena teknologi 4G mampu beroperasi hingga di pelosok pedesaan. Teknologi 4G dipercaya mampu menyelesaikan beberapa isu strategis dan vital yang dialami oleh kawasan perbatasan, seperti; Pertama, peningkatan penyelenggaraan birokrasi pada pemerintahan yang ada dalam kawasan perbatasan. Kita ketahui bersama bahwa saat ini pemerintah telah mengagendakan dan terus berbenah diri dalam membangun e-government. Langkah tersebut merupakan tindaklanjut dari Inpres Nomor 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan E-Government.
Kehadiran teknologi 4G sedikit banyak akan membawa harapan positif bagi perkembangan e-government di daerah. Dengan kemampuan teknologi 4G dalam memberikan pelayanan data hingga 100 Mbps, tentu akan membuat pelayanan interaktif e-government menjadi lebih baik. Misalnya, untuk rapat koordinasi maupun rapat pembahasan APBD dan APBDP ditingkat SKPD maupun DPRD, sebagaimana telah disinggung sebelumnya bahwa masih banyak pemerintah daerah mengalami keterlambatan dalam penetapan APBD/APBDP karena kurangnya koordinasi dan adanya rentang kendali birokrasi yang cukup panjang pada kawasan perbatasan.
Apalagi teknologi 4G memiliki kualitas yang jauh lebih baik bila ingin dibandingkan dengan teknologi sebelumnya, yang masih memiliki video streaming tersendat-sendat dan beresolusi rendah, sedangkan video streaming pada penggunaan teknologi 4G sudah halus atau berdefinisi tinggi (high definition/HD) sehingga bila digunakan untuk konferensi, dapat mendukung untuk kelancaran kegiatan yang dimaksudkan, tanpa menghadapi gangguan berarti.
Selanjutnya, diketahui bahwa pemerintah daerah setiap tahun anggaran sering mengadakan pengadaan barang dan jasa melalui lelang. Bertumpu pada penerapan e-government, lelang proyek pemerintah daerah dalam jumlah tertentu kini didorong untuk dilakukan secara online melalui sistem e-procurement. Disinilah salah satu manfaat dari kehadiran teknologi 4G, dinyakini akan membuat proses lelang online lebih transparan, akuntabel, dan berjangkau lebih luas serta menghindari rentannya terjadi keributan secara fisik.
Demikian juga dalam ruang lingkup kinerja lembaga legislatif daerah (DPRD) pemerintah daerah yang berada dalam kawasan perbatasan Indonesia. Diharapkan kehadiran teknologi 4G ini mampu menerapkan sistem e-parliament yang dapat dijadikan sebagai jembatan komunikasi dan informasi antara wakil rakyat dan rakyat. Dengan demikian warga pelosok desa pun jadi lebih mudah menyalurkan aspirasi kepada para wakilnya di DPRD.
Kedua, peningkatan SDM melalui proses pembelajaran dalam pendidikan. Pemerintah telah menerapkan Jejaring Pendidikan Nasional dengan program pengembangan infrastruktur ICT untuk kebutuhan interkoneksi antar sekolah seluruh Indonesia. Jadi sekolah dapat menerapkan e-learning sebagai media pembelajaran jarak jauh, memanfaatkan infrastruktur ICT. E-learning memungkinkan pelajar belajar di tempat masing-masing di luar jam pelajaran sekolah. Namun penerapan jejaring yang merupakan terobosan penting bagi dunia pendidikan nasional itu dinilai kurang maksimal dan belum sepenuhnya terintegrasi menjadi satu kesatuan infrastruktur jaringan pendidikan nasional secara utuh. Disinilah diharapkan peran lebih dari teknologi 4G, sehingga mampu menghilangkan berbagai persoalan dalam penerapan jaringan tersebut.
Selanjutnya, kehadiran teknologi 4G di Indonesia dengan kelebihan yang dimiliki, jangkauan luas dan tingkat investasi relatif murah, diharapkan mampu mengurangi kesenjangan digital yang tengah terjadi di Indonesia. Masyarakat dari kota hingga pelosok desa akan makin mudah memperoleh akses ICT. Hal tersebut senada dengan harapan dari hasil konferensi World Summit on the Information Society (WSIS), yang digelar pada tahun 1998 sebagai upaya PBB, melihat teknologi sebagai keharusan bagi negara berkembang dalam mencerdaskan bangsanya dan membuat rakyat lebih sehat dan sejahtera.
Atas kesadaran akan manfaat besar dari teknologi 4G, sehingga menarik banyak perhatian opearator seluler yang ada di Indonesia untuk mempersiapkan diri mereka menyambut kedatangan teknologi ini. Sangat tepat kiranya apa yang dilakukan oleh operator seluler XL dengan menambahkan alokasi frekuensi 3G sebesar 2×5 MHz. Sehingga total frekuensi yang dimiliki XL sekarang menjadi 2 x 10 Mhz 3G carrier di pita 1960-1970 MHz dan 2150-2160 MHz. Penambahan frekuensi 3G ini merupakan tahapan menuju implementasi teknologi 4G di masa yang akan datang dan sebagai usaha memuaskan pelanggan XL yang telah mencapai 35,2 juta pelanggan, di mana 17 juta pelanggan di antaranya aktif menggunakan layanan data (Detikinet).
Akhirnya, dalam menyambut kehadiran teknologi 4G, maka sangat diperlukan beberapa persiapan yang harus dilaksanakan, diantaranya; Pertama, dalam penggunaan teknologi 4G, diharapkan setiap operator seluler menambahkan alokasi frekuensi dan menyiapkan infrastruktur sehingga penggunakan teknologi 4G dapat segera terwujud dan dapat dinikmati masyarakat banyak. Kedua, diharapkan pada tahun 2013 handset 4G dengan harga US$ 100 sudah tersedia di pasaran sehingga layanan tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat luas. Ketiga, yang tak kalah penting adalah dorongan, perhatian dan keseriusan pemerintah baik melalui kejelasan regulasi mengenai roadmap frekuensi dan lain sebagainya untuk mempercepat keberadaan teknologi 4G ini.
Poin yang ketiga tersebut, harus dimulai dengan keseriusan pemerintah dengan menerapkan langkah-langkah yang menjadi kewenangan pemerintah untuk mempercepat kehadiran teknologi 4G di Indonesia. Apalagi mengingat begitu banyaknya manfaat dari teknologi tersebut bagi pemerintah daerah dan masyarakat yang ada dalam kawasan perbatasan Indonesia. Semoga dengan kepedulian kita bersama dapat mempercepat penggunaan teknologi 4G di Indonesia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar